8 Cara Penggunaan Laminar Air Flow | LAF

LAMINAR AIR FLOW CLEAN BENCH HORIZONTAL & VERTIKAL

AUSTRALIAN Standart and Technology

8 Cara Penggunaan Laminar Air Flow  LAF

8 Cara Penggunaan Laminar Air Flow | LAF-Laminar Air Flow merupakan alat yang digunakan untuk mengalirkan udara bersih dan steril di tempat kerja, sehingga mampu untuk meminimalisir kontaminasi yang terjadi.untuk melakukan kegiatan mulai dari persiapan bahan sampel, vaksinasi atau penanaman dengan pemindahan bahan sampel dari satu tempat ke tempat lain yang  masih dalam satu kultur. Fungsi Laminar Air Flow adalah  menyediakan tempat kerja yang steril dan bebas dari mikroba,jamur, debu, bakteri, atau kontaminasi lain yang berbahaya. Untuk meningkatkan keberhasilan suatu experiment yang sedang diuji atau dilakukan

Laminar air flow tidak hanya digunakan pada laboratorium biologi saja, namun juga digunakan di beberapa bidang laboratorium, berikut merupakan beberapa bidang laboratorium  yang menggunakan Laminar Air Flow adalah:

  • Industri manufaktur
  • Biosains
  • Farmasi
  • Rumah Sakit
  • Persiapan dan fasilitas medis
  • Klinik
  • Aerospace
  • Pengolah makanan

Spesifikasi Laminar Air Flow 

  • High Performance Blower System

Sistem blower dirancang untuk efisiensi energi. Desain kompak dan lebih sedikit kebisingan. Semua bagian yng berputar seimbang cukup-operasi beberapa getaran.

  • ULPA Filtration System

Compliance to IEST-RP-CCO 34-1 in accordance with EN1822. Sistem filter ULPA tested to a typical efficiency>99,9995% tingkat akurasi 0,1-0,3

  • High Performance Working Zone
  • Ventilasi Akurat Tinggi : Untuk  kontrol aliran yang lebih baik
  • Tutup Soket Listrik : Untuk zona kerja aman
  • AISI 304 Stainless Steel Berkualitas Tinggi
  • Bagian atas meja kerja dengan baki kerja terbagi
  • Didesain mudah untuk diangkat dan dibersihkan
  • Keran Gas dan  Air yang mudah dipasang didalam zona kerja
  • Dilengkapi dengan Air Flow Sensor
  • Dilengkapi dengan Infared Sensor

Laminar Air Flow Cabinet 

Laminar Air Flow terdiri dari beberapa fitur, Berikut  merupakan fitur-fitur yang terdapat pada Laminar Air Flow :

  • Lampu fitur ballast elektronik memberikan pencahayaan yang sangat baik di dalam ruang kerja
  • Pengontrol yang dilengkapi dengan penghitung waktu mundur untuk sinar UV dan filter ULPA yang memungkinkan operator mengganti sinar UV dan filter ULPA pada saat mencapai pengaturan waktu.
  • Jangka waktu atau daya tahan dari ULPA filter mencapai lebih dari 3 tahun tergantung pada lingkungan operasional.
  • Selempang poliglass aman untuk UV dan kedua sisinya untuk memberikan tampilan yang maksimal
  • Memungkinkan pengaktifan fungsi sinar UV untuk mensterilkan permukaan kerja. Fungsi dari sinar UV akan terputus saat sash diangkat dan blower motor akan kembali ke fungsi normal.
  • Konstruksi atas dengan baja tahan karat AISI 304. bebas chip dan karat
  • Kipas sentrifugal dengan kebisingan rendah dan kecepatan yang dapat disesuaikan dari kontrol touch screen digital
  • ULPA filter dipasang dan dilindungi oleh rangka alumunium dengan gasket agar kondisi bebas bocor
  • Pengontrol touch screen digital untuk daya, kecepatan aliran udara, sinar UV dan sinar fluoresent
  • Referensi standar Australia AS: 2243-8
  • Dua soket listrik, tab gas dan dudukan penyangga menggunakan fitur standar
  • Fungsi pemotongan UV yang cerdas saat selempang kaca dalam pada posisi terbuka
  • Komponen bangku pembersih aliran udara laminar memiliki Penandaan CE, pendaftaran UKAS dan konfigurasi ke 93/42 / EEC, EN 60601-1: 1990 = A1: 1993 + A2 + 1995 + A13: 1995, filter ULPA terasa efisiensi yang khas dari> 99,9995% untuk partikel 0,1 hingga 0,3 mikro partikel.

Cara Penggunaan Laminar Air Flow

Di bawah ini disajikan beberapa tahap dalam penggunaan Laminar Air Flow :

  1. Bersihkan permukaan bagian luar laminar serta kabin. Untuk membersihkan bagian kabin laminar, gunakan desinfektan atau alkohol medis, dengan kadar alkohol 70%,
  2. Selanjutnya pastikan laminar bersih dari debu dan kotoran dengan keadaan kering.
  3. Nyalakan lampu UV selama 30 menit. hindari kontak dengan mata dan kulit.
  4. Setelah 30 menit, matikan lampu UV. Lalu nyalakan blower dan buka jendela depan kurang lebih  15 – 20cm. Dan tunggu selama 15-30 menit.
  5. Selanjutnya Laminar Air Flow siap digunakan.
  6. Setelah selesai menggunaan Laminar Air Flow, matikan blower,lalu bersihkan kabin menggunakan alkohol, dengan kadar alkohol 70% (kecuali bagian atas, karena bagian atas terdapat ULPA Filter).
  7. Tutup jendela depan, Lalu matikan lampu penerangan dan nyalakan lampu UV selama kurang lebih 15menit.
  8. Selanjutnya matikan lampu UV.

Cara Perawatan Laminar Air Flow

Untuk menjaga daya tahan atau keawetan dari Laminar Air Flow, para pengguna harus mengetahui bagaimana proses perawatan yang baik untuk Laminar Air Flow. Proses perawatan dari Laminar Air Flow tidak sulit untuk dilakukan, yaitu apabila setelah  Laminar Air Flow selesai digunakan, harus dilakukan beberapa langkah yang untuk proses perawatanya, yaitu :

  1. Bersihkan semua sisa hasil penelitian yang tidak digunakan memakai tissue
  2. Sterilkan kembali semua lat-alat yang sudah digunakan untuk penelitian dengan menggunakan alkohol 95%
  3. Simpan kembali alat-alat yang sudah disterilkan ke dalam tempat yang aman dari kontaminasi
  4. Tekan tombol “Off” untuk mematikan kipas blower
  5. Sterilkan juga pada bagian meja kerja dengan alkohol. Tidak lupa juga sterilisasi ruangan Laminar Air Flow cabinet dengan menggunakan alkohol.
  6. Setelah itu, tutup pintu pada Laminar Air Flow
  7. Dan yang terakhir, matikan lampu TL serta nyalakan lampu UV

SOP Laminar Air Flow 

Bagian-Bagian Laminar Air Flow

Dibawah ini merupakan bagian-bagian yang terdapat pada laminar air flow, yaitu  :

  • Flourecent lamp
  • Pre-Filter

Merupakan penyaring udara yang hanya dapat menyaring udara dari lingkungan secara kasar. Artinya, hanya partikel-partikel besar dan debu saja yang dapat ditahan oleh filter ini. Bahan Pre-filter biasanya adalah serat polyester yang dapat dibersihkan dengan cara dicuci atau menggunakan vacuum cleaner. Namun lebih baik, Pre-filter diganti dengan yang baru setahun sekali.

  • ULPA filter Testing
  • Aerosol Generator
  • Air Flow Testing
  • Dust Particles Counter Test
  • laminar
  • Blower

Merupakan alat yang berfungsi untuk menghisap udara dari lingkungan dan mengeluarkannya ke dalam Laminar Air Flow. Udara yang akan dikeluarkan tidak langsung ke ruangan, tetapi melewati permukaan ULPA filter terlebih dahulu untuk disaring agar menghasilkan udara yang bersih.

  • Tempered glass side panels
  • Work top stainless steel
  • Optional front cover
  • Work top stainless steel
  • Touch screen control pada Laminar Air Flow
  • Status Aliran Udara, terdiri dari :
    1. Jam Kerja = Menghitung waktu mulai setiap kali sakelar utama dihidupkan.
    2. UV Life Time = Penghitung waktu mundur mulai dari 2000 jam.
    3. Filter Life Time = Penghitung waktu mundur mulai dari 6000 jam.
    4. Touch Sash Up = Untuk membuka pintu sash
    5. Touch sash down = Untuk menutup pintu sash
    6. Sentuh Blower Udara (aliran udara = 0.45 m/s)
    7. Touch lamp =Uuntuk menyalakan lampu dan sentuh lagi untuk mematikan lampu
    8. Stop motor = Untuk mematikan blower dan blower akan mati secara otomatis
    9. Untuk menghidupkan UV and PRE-GERMICIDAL = Layar akan muncul dan selempang menutup secara otomatis
    10. Touch Next = untuk melihat informasi unit
  1.  

Diatas tadi merupakan deskripsi singkat tentang Produk Laminar Air Flow dari Sinarlab.com. Jika Anda tertarik dan mencari distributor Laminar Air Flow dengan harga dan kualitas Internasional untuk kebutuhan Laboratorium Anda, maka Anda bisa menghubungi kami di : [email protected]

Hubungi Kami Segera

3 Perbedaan Laminar Air Flow dan Biosafety Cabinet | LAF & BSC

Mengenal  Berbagai Perbedaan Laminar Air Flow dan Biosafety Cabinet ?

Perbedaan Laminar Air Flow dan Biosafety Cabinet | LAF & BSC

Perbedaan Laminar Air Flow dan Biosafety Cabinet | LAF & BSC-Seperti yang telah kita ketahui bersama, di dalam laboratorium banyak sekali ditemukan alat-alat laboratorium dengan berbagai bentuk dan fungsinya masing-masing. Namun, terdapat dua alat yang memiliki fungsi hampir sama yaitu Biosafety Cabinet atau BSC dengan Laminar Air Flow atau LAF. Secara umum, kedua alat ini memiliki fungsi yang sama yaitu digunakan sebagai meja steril saat sedang melakukan penelitian sehingga bisa menghindari terjadinya kontaminasi pada sampel penelitian yang nantinya akan menyebabkan kegagalan pada hasil penelitian.

3 Perbedaan Laminar Air Flow (LAF) dan Biosafety Cabinet (BSC)

Berikut ini merupakan penjelasan berbagai perbedaan antara Biosafety Cabinet dengan Laminar Air Flow jika dilihat dari segi apa yang diproteksi atau dilindungi saat penelitian berlangsung.

  1. Arah Aliran Udara

Sistem kerja pada Laminar Air Flow yaitu udara yang bersifat kotor akan masuk melalui bagian atas alat kemudia akan keluar melalui bagian depan atau melewati sash. Kemudian sistem kerja Biosafety Cabinet atau BSC berkebalikan dengan Laminar Air Flow yaitu pada Biosafety Cabinet atau BSC udara yang bersifat kotor akan masuk melalui bagian sash atau bagian depan, dan akan keluar melalui bagian atas alat tersebut.

Arah Aliran Udara LAF

  1. Sampel yang dilindungi

Sampel yang dilindungi atau diproteksi pada Laminar Air Flow hanya pada sampel yang diteliti, hal ini disebabkan udara yang sudah steril pertama akan melewati sampel kemudian baru diteruskan pembuangan melewati bagian sash atau bagian depan tanpa melewati filter kembali. Sedangkan pada Biosafety Cabinet atau BSC, sampel yang diproteksi ada tiga yang mencakup sampel itu sendiri, peneliti serta lingkungan di laboratorium. Sistem kerja dari Biosafety Cabinet dalam melindungi sampel ini dengan aliran udarnya tidak langsung terkena terhadap peneliti, selain itu aliran udara di meja kerja juga sudah bersifat steril setelah melewati dua sistem filter, kemudian berbeda juga dengan Laminar Air Flow, udara yang keluar dari Biosafety Cabinet akan kembali melewati filter lagi.

Biosafety Cabinet atau BSC

  1. Proses Penelitian

Kegiatan penelitian di laboratorium tentunya bersifat berbahaya, sehingga baik sampel, peneliti dan lingkungan laboratorium oerlu ditingkatkan proteksinya. Oleh karena itu, jika melakukan penelitian dengan sampel yang berbahaya jika sampai terkontaminasi zat lain dan mudah menyebar kontaminasi, disarankan untuk lebih baik menggunakan Biosafety Cabinet atau BSC yang memiliki filter yang lebih banyak dibandingakan Laminar Air Flow atau LAF.

Jika Anda tertarik dengan pembahasan kami dan ingin mencari informasi lebih lanjut mengenai Laminar Air Flow dan Biosafety Cabinet, maka dapat menghubungi kami di : [email protected]

Hubungi Kami Segera

Copyright © 2026 SinarLab Indonesia